KABUL, KOMPAS. com – Taliban merebut dan menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul, dalam 15 Agustus lalu atau 20 tahun setelah mereka digulingkan Amerika Serikat & sekutunya dari kekuasaan. Seolah-olah apa kehidupan di kota itu setelah dikendalikan Taliban?

Pasukan Taliban ada di berbagai bercak di Kabul, termasuk dalam pos-pos pemeriksaan yang dulunya merupakan barikade polisi ataupun tentara Afganistan.

Kepanikan tidak begitu tampak di Kabul, Senin (16/8/2021). Ini berbeda dengan kepala hari sebelumnya,

Baca juga: Zaman 640 Warga Afghanistan Menjejali Pesawat Kargo AS yang Hanya Muat 150 Karakter

Pada Selasa (17/8/2021), jalan-jalan masih hampa, sangat sedikit kendaraan dalam jalan raya.

Warga takut dan ngerasa kondisi dapat berubah menjadi buruk kapan saja, jadi mereka memilih untuk tetap tinggal di rumah.

Kondisi di tengah tanah air Kabul ini sangat berbeda dengan bandar udara, wadah banyak orang berbondong-bondong serta mencoba meninggalkan Afghanistan.

Dapatkan keterangan, inspirasi dan insight dalam email kamu.
Daftarkan email

Di sebanyak lokasi, pasukan Taliban menyusun lalu lintas. Mereka menggeledah mobil, terutama kendaraan yang dulunya milik polisi & tentara.

Mereka telah mengambil semua instrumen itu dan menggunakannya.

Kalaupun ada orang yang mengaku Taliban mengendarai kendaraan itu, dia langgeng dihentikan di pos penelitian. Pasukan Taliban berkata kepada kami ( BBC ) bahwa mereka ingin memastikan para pengendara itu bukan penjarah atau pencuri yang menyamar sebagai anggota Taliban.

Sementara itu yang terjadi di bandara adalah suatu ‘bencana’. Ada banyak rumpun, terdiri dari anak-anak, karakter tua, orang muda, semuanya berjalan di jalur udara sepanjang dua kilometer.