MANILA, KOMPAS. com – Lockdown lebih ketat diberlakukan di ibu tanah air Filipina, Manila, ketika Covid-19 varian Delta semakin merajalela.

Lockdown tersebut selalu berlaku bagi kota-kota planet di sekitar Manila maka 20 Agustus mendatang.

Lockdown kali ini adalah yang ketiga kalinya dalam Manila sejak dimulainya pandemi Covid-19 sebagaimana dilansir The Telegraph .

Baca pula: Karena Informasi Palsu, Beribu-ribu Orang Menyerbu Situs Vaksinasi Filipina

Penerapan pembatasan yang membengkil tersebut akan semakin mendirikan menderita para pekerja harian yang sudah putus kehendak akibat hilangnya mata pencaharian mereka.

Lockdown itu membatasi banyak orang untuk membiarkan rumah mereka dan melarang perjalanan antar-kota bagi sebagian besar populasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pejabat kesehatan Filipina telah memperingatkan bahwa simpulan pandemi masih jauh. Pasalnya, varian Delta sekarang telah menyebar di 13 dari 17 wilayah.

Baca juga: Petinju Filipina Ini Ingin Berdiri dari Kemiskinan lewat Bintang Perak Olimpiade

Hingga saat itu, diperkirakan 10, 45 upah dari 109 juta penduduk Filipina telah divaksinasi.

Pada Senin (9/8/2021), Filipina melaporkan 8. 900 peristiwa Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir.

Sehingga, total jumlah kejadian virus corona di negara tersebut sejak pandemi dimulai adalah 78. 480 kejadian.

Membaca juga: Ibu Kota Filipina Lockdown Lagi untuk Tangani Covid-19 Varian Delta

Pada Minggu (8/8/2021), Filipina melaporkan 287 kematian akibat Covid-19. Total ini merupakan peningkatan harian tertinggi dalam empat kamar terakhir.

Pada sebuah pernyataan pada Senin, Kementerian Kesehatan Filpina mengadukan bahwa mayoritas kasus Covid-19 saat ini terjadi di kelompok usia 30 hingga 39 tahun.

Pada Minggu, Philippine Daily Inquirer melaporkan bahwa bertambah banyak anak dirawat di Rumah Sakit Umum Filipina, mengutip juru bicaranya Jonas del Rosario.

Baca juga: Viral Foto Pejabat Filipina Bertambah Besar dari Peraih Aurum Olimpiade, Apakah Asli?