AMSTERDAM, PETUNJUK. com – Peter Rudolf de Vries adalah salah satu reporter investigasi terkemuka, spesialis kasus kejahatan di Belanda.

Peter R de Vries, namanya sangat dikenal publik Kincir Angin karena karyanya dalam mengungkap mafia dan bandar narkoba. Dia telah membantu polisi mengatasi sejumlah kasus penjahat bagian kakap.

Dalam 1983, de Vries mengungkap kasus penculikan raja bir Freddy Heineken yang dilakukan oleh Willem Holleender. Di dalam 2013, Holleeder dihukum karena memberikan ancaman kepada de Vries.

Mengaji juga: Seorang Reporter Kriminal Belanda Diincar Penjahat, Ditembak hingga Luka Parah

Pada 2019, Holleeder yang seorang bos gangster paling terkenal dalam Belanda, mendapatkan hukuman seumur hidup karena keterlibatannya di 5 pembunuhan.

De Vries mengangkat peristiwa kejahatan tersebut dalam suatu novel, yang kemudian diangkat menjadi film “Kidnapping Freddy Heineken” yang dibintangi oleh Anthony Hopkins.

Reporter yang saat ini berumur 64 tahun juga telah memenangkan Emmy Award untuk acara televisi yang dibuatnya tentang kasus Natalee Holloway, seorang remaja AS dengan menghilang di pulau Karibia Aruba pada 2005.

Dapatkan keterangan, inspirasi dan insight dalam email kamu.
Daftarkan email

De Vries sering bertindak sebagai ujung bicara untuk saksi di kasus kejahatan yang ditangani polisi atau pengadilan.

Salah satunya, dia bertindak sebagai penasihan buat Nabil B, seorang mantan anggota geng yang menyungguhkan dalam kasus kejahatan Ridouan Taghi, tersangka gembong narkoba.

Pria berkebangsaan Maroko-Belanda dan rekan-rekannya masa ini diadili di Belanda atas pembunuhan serta perniagaan narkoba.

De Vries adalah tamu reguler dalam program televisi Belanda, yang memberikan komentar terpaut kasus kejahatan, berpengalaman terhubung dengan berbagai sumber daripada lembaga penegak hukum maupun dari dunia hitam.