SEOUL, KOMPAS. com – Baru-baru ini, ada banyak pasangan kekasih dalam Korea Selatan yang saling membelikan saham blue-chip sebagai hadiah.

Insider melaporkan, tren tersebut dimulai sesudah perusahaan pialang saham Shinhan Investment Corp mulai mencantumkan “kartu hadiah saham” di aplikasi KakaoTalk.

Langkah itu membuat pembelian saham jauh lebih mudah-mudahan diakses oleh warga Korea Selatan sebagaimana dilansir World of Buzz , Sabtu (15/5/2021).

Membaca juga: China Bicarakan Pembelian Saham Aramco dari Arab Saudi

Alih-alih membelikan minuman Starbucks, anak muda Korea Selatan langsung membeli saham Starbucks sebagai hadiah untuk pacarnya.

Selain itu, kartu uang lelah saham yang lebih garib juga semakin populer.

Seperti kartu pemberian saham Apple yang harganya mulai Rp 300. 000-an atau kartu hadiah saham Tesla yang harganya berangkat Rp 370. 000-an.

Selain itu, kartu hadiah saham ini betul populer. Pasalnya, lebih dibanding 20. 000 kartu derma saham telah terjual sejak 24 Desember 2020.

Baca serupa: Rugi Rp 120 Juta di Pasar Saham, Adam Ini Ceburkan Diri ke Tungku Api

Kebanyakan orang-orang yang membeli kartu pemberian saham di KakaoTalk itu adalah mereka yang berusia 20-an dan 30-an tahun.

Menurut outlet media lokal Straightnews , kartu penghargaan saham paling populer untuk dijadikan hadiah adalah saham Tesla, Apple, Starbucks, dan Netflix.

Kemasyhuran kartu hadiah saham yang diinisiasi Shinhan Investment Corp mendorong pialang saham lain untuk mengikuti jejaknya.

Baca pula: Saham Produsen AK-47 Diambil Alih Mantan Pejabat Rusia

Perantara saham KB Securities membina penawaran serupa dengan makna mulai Rp 120. 000-an.

Penawaran kartu hadiah saham dari KB Securities itu lebih bentuk, karena dapat digunakan buat membeli berbagai saham langka daripada hanya saham perusahaan tertentu.

Permohonan KB Securities tersebut juga menjadi populer sejak diluncurkan pada 29 Maret 2021.

Sebanyak 3, 4 juta kartu hadiah saham dengan jumlah berbeda telah terjual dalam 20 hari pertama saja.

Baca juga: Manipulasi Saham di Singapura, Kris Wiluan Eks Orang Terkaya RI Terancam Kurungan 7 Tahun