MINNEAPOLIS, KOMPAS. com – Derek Chauvin, pelaku utama pembunuhan George Floyd, menyatakan tidak akan bersaksi di persidangan.

Dalam wasit Kamis (15/4/2021), Chauvin mendahulukan dia akan mengaktifkan Amendemen Kelima, berisi hak untuk tak berkata apa biar.

“Apakah tersebut sudah jadi keputusan Kamu untuk tak bersaksi? ” tanya Hakim Peter Cahill. “Benar, Yang Mulia, ” jawab Chauvin.

Baca juga: Pokok Kematian George Floyd Belum Ditentukan, Ini 3 Versinya…

Spekulasi apakah Derek Chauvin akan membela dirinya telah menjadi topik utama semenjak persidangan dimulai.

Si mantan polisi mengisbatkan, dia takkan menghadapi juri dan mengaku tidak diancam atau dipaksa siapa pun.

Berdasarkan Konstitusi AS, warga berhak menimbulkan Amendemen 5 dalam jalan untuk tak memberatkan muncul mereka sendiri.

Sidang berlanjut secara memanggil Dr Martin Tobin, ahli paru untuk menyangkal klaim karbon monoksida berkontribusi atas tewasnya George Floyd.

Klaim tersebut diungkapkan pensiunan patologi forensik, Dr David Fowler di kesaksian di sidang Rabu (14/4/2021), yang mengejutkan jaksa penuntut.

Di pernyataannya, Dr Fowler menerangkan bahwa saat Floyd, saturasi oksigen di darahnya 98 persen.

Baca juga: Sidang George Floyd, Hakim Tolak Usul Pembebasan Derek Chauvin

Dilansir Sky News , Dr Fowler menyebut bahwa dua persen kandungan dengan ada di darah Floyd merupakan karbon monoksida.