BERLIN, KOMPAS. com – Gelombang ketiga virus korona di Jerman dipresikdi bisa menjadi yang terburuk sejauh ini.

Situasi itu diungkapkan oleh Kepala Institut Robert Koch (RKI) untuk Penyakit Menular Lothar Wieler pada Jumat (26/3/2021).

Wieler memasukkan, saking parahnya gelombang ke-3 Covid-19 di Jerman, urusan infeksi harian bisa selalu mencapai 100. 000 peristiwa.

Dalam sisi lain, jumlah infeksi Covid-19 terbaru yang dikonfirmasi di Jerman telah naik dalam beberapa pekan terakhir.

Menangkap juga: Sambil Minta Maaf, Kanselir Jerman Batalkan Agenda Lockdown saat Paskah

Salah kepala penyebab melonjaknya jumlah peristiwa Covid-19 harian di Jerman didorong oleh varian hangat virus corona yang lebih menular yang dikenal jadi B. 1. 1. tujuh.

“Ada petunjuk yang jelas bahwa aliran (ketiga) ini akan lebih buruk daripada dua gelombang pertama, ” kata Wieler.

Dia lantas mendesak masyarakat untuk lestari tinggal di rumah selama Paskah sebagaimana dilansir Reuters .

“Kami mempunyai beberapa pekan yang sangat sulit ke depan, ” sambung Wieler.

Baca juga: Lakon Andra, WNI Bertato dan Bertindik yang Jadi Instruktur TK di Jerman

RKI kemudian mengeluarkan peringatan perjalanan terkait Covid-19 untuk berbagai negara tetangga termasuk Perancis, Austria, Denmark, dan Republik Ceko.

Orang dengan datang dari negara-negara tersebut kini harus memberikan hasi tes yang menyatakan negatif terinfeksi Covid-19 dengan buatan tes kurang dari 48 jam.

Mereka kemudian harus menjalani karantina 10 hari setelah mendatangi Jerman. Jika dites lagi dan hasilnya masih minus terinfeksi Covid-19, maka masa karantina dipersingkat menjadi lima hari.

Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan Jerman berada di tahap akhir maraton pandemi, tetapi sistem kesehatan negara itu dapat mencapai batasnya pada April.

Baca juga: Anak Mahkota Saudi Diadukan ke Pengadilan Pidana Jerman