NEW DELHI, KOMPAS. com – Ledakan peledak di dekat Kedutaan Israel di New Delhi, India diduga dikerjakan oleh seorang warga Iran setelah ditemukannya sebuah surat yang merujuk pada 2 nama petinggi Iran yang sudah wafat.

Diwartakan Kompas. com sebelumnya, ledakan terjadi sekitar pukul 17. 00 waktu setempat, ketika Presiden India Ram Nath Kovind dan Perdana Menteri Narendra Modi sedang menghadiri upacara militer.

Melansir The Independent , dugaan itu ada setelah sebuah surat ditemukan dekat lokasi ledakan yang menyebut nama Jenderal Soleimani dan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh.

Baca serupa: Sebuah Bom Meledak di Dekat Kedutaan Israel, Diklaim Ulah Teroris

Kedua tokoh itu tewas dibunuh tarikh lalu dengan Iran yang mencurigai Israel sebagai pelaku pembunuhan di bawah perintah Amerika Serikat (AS).

Qasem Soleimani mati di dekat Bandara Internasional Baghdad dalam serangan udara yang diperintahkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump pada 3 Januari 2020. Jenderal Qasem Soleimani dipandang sebagai komandan militer paling kuat di Iran.

Adapun Mohsen Fakhrizadeh, ilmuwan nuklir terkemuka Iran dibunuh pada 27 November 2020.

Baca selalu: Iran Identifikasi Pembunuh Ilmuwan Nuklir Mohsen Fakhrizadeh

Dia dibunuh di Teheran menggunakan senapan instrumen yang dikendalikan oleh satelit. Iran menyalahkan Israel atas serangan terhadap para pemimpin top mereka tersebut.

Sementara itu, ledakan dengan intensitas rendah di depan kedutaan Israel di Delhi dalam Jumat sore tidak menyebabkan kerusakan besar. Kaca jendela dari tiga mobil rusak akibat ledakan itu, namun tidak ada korban dengan dilaporkan.

“Alat improvisasi berintensitas sangat rendah meledak di dalam pukul 17. 05 sore pada dekat Jalan APJ Abdul Firman 5. Kesan awal menunjukkan upaya nakal untuk menciptakan sensasi, ” kata Kepolisian Delhi.

Baca juga: Ledakan Tumbuh di Arab Saudi, Kelompok Tak Dikenal Mengeklaim Bertanggung Jawab

Bahan peledak tersebut disimpan di antara trotoar serta semak-semak saat meledak, kata suatu sumber.

Menteri Sungguh Negeri S Jaishankar berbicara secara mitra dari Israel Gabi Ashkenazi dan meyakinkan tentang “perlindungan penuh” kepada para diplomat dan staf Israel di India.

Baca juga: Jenderal Iran Ancam Hancurkan 2 Kota Israel jika Mendapat Serangan