WASHINGTON DC, KOMPAS. com – Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pengacara pribadinya, Rudy Giuliani, dinyatakan positif Covid-19. Ia menjadi orang terbaru daripada lingkaran dalam ( inner circle ) Trump dengan terpapar virus tersebut, dilansir daripada AFP di dalam Minggu (6/12/20).

Sebanyak orang di lingkaran dalam Trump telah tertular penyakit itu semenjak presiden sendiri mengidapnya beberapa minggu sebelum pemilihan umum.

Mereka termasuk istrinya Melania, putranya Donald Junior, putranya Barron, penulis persnya, beberapa penasihatnya, manajer kampanyenya, serta beberapa anggota Kongres sejak Partai Republik.

Penuh dari mereka, termasuk Giuliani, mendaftarkan jejak Trump. Mereka sering melengahkan panduan ahli kesehatan dan menghadiri Gedung Putih serta acara-acara kebijakan tanpa masker.

Putra Giuliani, Andrew, yang menyala di Gedung Putih, telah dinyatakan positif mengidap virus corona akhir bulan lalu.

Baca juga: Biaya Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani: Ada yang Didanai APBN, Ada yang Mandiri

David Gergen advokat senior di empat pemerintahan AS kepada CNN menyatakan, bahwa sementara lusinan orang di sekitar Trump saat ini tertular virus Covid-19, hanya mulia atau dua orang di kamp Biden yang terpapar.

“Sikap angkuh yang diambil oleh orang-orang Trump hanya mau membuat Anda lebih dekat buat menangkap hal ini (Covid-19). Itu sejelas mungkin, ” ujar Gergen mengingatkan.

Tidak jelas apakah Giuliani mengalami gejala, tetapi pada usia 76 tahun mantan Wali Kota New York itu dianggap sebagai bagian dari gerombolan berisiko tinggi.

Tempat sering terlihat tidak pakai masker. Video dari CNN menunjukkan pada Kamis di Atlanta, Rudy Giuliani berlaku tanpa masker menyusuri aula, sambil mengobrol dengan beberapa orang asing yang juga tidak bermasker. Bagian lain dari tim hukumnya diduga turut terpapar.

“Giuliani, sejauh tersebut wali kota terhebat dalam kenangan NYC (Kota New York), serta yang telah bekerja tanpa letih mengekspos pemilu paling korup (sejauh ini) dalam sejarah AS, telah dinyatakan positif mengidap Virus China, ” kicau Trump, menggunakan istilah yang dia gunakan untuk virus Covid-19 dan membuat Beijing marah.