WASHINGTON DC, KOMPAS. com – Untuk hari ketiga bersambung yakni pada Sabtu (5/12/2020), Amerika Serikat (AS) mencatatkan angka sempurna penambahan kasus baru Covid-19 dalam 24 jam.

Kemarin Covid-19 di AS bertambah dekat 230. 000 kasus baru taat penghitungan Universitas Johns Hopkins.

Kemudian dalam rentang zaman yang sama virus corona dalam AS merenggut 2. 527 mengambil hingga pukul 20. 30 malam waktu setempat.

Baca juga: Joe Biden Tak Akan Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 di AS, Ini Alasannya…

Sebagai negara dengan kasus virus corona & kematian terbanyak di dunia, AS mengalami lonjakan drastis dalam epidemi ini beberapa pekan terakhir.

Para pejabat kesehatan GANDAR sebelumnya telah memperingatkan peluang lonjakan itu, setelah jutaan warga “Negeri Paman Sam” bepergian untuk memuliakan hari Thanksgiving pekan lalu, biar ada imbauan dari otoritas setempat untuk tetap di rumah.

Selama dua minggu terakhir virus corona di Amerika Serikat terus mencatatkan 2. 000 mair pasien per hari, seperti dengan terjadi pada musim semi dengan merupakan puncak gelombang pertama epidemi di sana.

Baca juga: Jelang Lebaran Amerika, Jutaan Warga Mudik Abaikan Larangan Virus Corona

Jumlah pasien Covid-19 dalam Amerika Serikat yang dirawat inap pun terus bertambah, terutama di negara-negara bagian padat penduduk kaya California, Florida, New York, dan Texas, menurut COVID Tracking Project.

Covid-19 di AS secara total telah mencatatkan bertambah dari 14, 6 juta kejadian, dan jumlah kematiannya di pada 281. 000 sejak wabah itu melanda.

Menyuarakan juga: AS Menduga China Ciptakan Tentara Super seperti Captain America