PUTRAJAYA, KOMPAS. com – Genting politik berkepanjangan yang mengazab Malaysia memasuki babak terbaru. Teka-teki mengenai mayoritas kongres Perdana Menteri Muhyiddin Yassin yang terus diragukan mulai terjawab.

Analisa yang dilakukan Kompas. com menunjukan koalisi Perikatan Nasional pimpinan Muhyiddin saat tersebut hanya didukung sekitar 101 anggota Dewan Rakyat.

Angka ini jauh di bawah minimal 111 kursi yang diperlukan Muhyiddin untuk mencapai mayoritas parlemen.

Membaca juga: Posisi PM Malaysia Muhyiddin Kritis, Siapa Bahan Penggantinya?

Mutlak anggota Dewan Rakyat ialah 222 di mana dua kursi saat ini kosong.

Kekacauan perpecahan internal UMNO

Kursi PM Muhyiddin yang telah dipegangnya selama 17 bulan bakal sangat bergantung kepada sokongan dari mitra koalisi Kelompok Organisasi Nasional Melayu Berbaur (UMNO).

Menyabet 38 parlementarian, UMNO saat ini dilanda konflik internal antara blok yang menunjang Muhyiddin dan blok dengan menentangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dipimpin Deputi Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob, 24 parlementarian UMNO memilih tetap membantu PM berusia 74 tahun itu hingga pemilu dini digelar setelah meredanya pandemi Covid-19 di Malaysia.

Dari 24 parlementarian ini, 13 di antaranya adalah anggota kabinet Muhyiddin yang menjadi faktor sari mengapa mereka memilih mengamankan posisinya dengan mendukung pemerintahan Perikatan Nasional.

Baca juga: PM Malaysia Tidak Akan Mengundurkan Diri, tapi…

Adapun dua menteri UMNO yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Negeri Shamsul Anuar Nasarah & Menteri Pendidikan Tinggi Noraini Ahmad memilih mencabut sokongan ke Muhyiddin dengan melepas kursi menteri mereka.

14 parlementarian UMNO yang menentang Muhyiddin dimotori oleh Presiden partai Ahmad Zahid Hamidi dan bekas Perdana Menteri Najib Razak.