WASHINGTON DC, KOMPAS. com porakporanda Sebuah dokumen internal dibanding Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperingatkan mengenai bahaya varian delta.

Varian ini dikenal sangat menular dan telah menyebar di seluruh GANDAR.

Presentasi slide berdasarkan data tidak dipublikasikan yang diperoleh The Washington Post , menunjukkan varian tersebut dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Bahkan, varian ini menyebar semudah gesit air, yakni salah satu virus yang paling mungkin menular.

Baca juga: CDC GANDAR: Varian Covid-19 Delta Sepadan Menularnya seperti Cacar Cairan

Boleh, varian ini juga menjalar lebih mudah menyebar daripada flu biasa, flu 1918, dan cacar.

Dokumen tersebut juga mendokumentasikan bukti awal bahwa karakter yang divaksinasi lengkap mampu menularkan varian delta, semudah mereka yang belum divaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini meskipun vaksin masih benar efektif untuk melindungi karakter dari sakit dan menekan kemungkinan rawat inap ataupun kematian.

Penyajian tersebut juga memperingatkan bahwa para pejabat harus “mengakui perang telah berubah”, yaitu melawan pandemi Covid-19.

Inilah yang oleh karena itu alasan CDC perlu meningkatkan pesan publiknya mengenai kemujaraban dan kegunaan vaksin.

Baca juga: CDC Sebut Varian Delta Menular Secepat Cacar Air, Mahir: Tetap Pakai Masker Datang Pandemi Usai

CDC memperkirakan sekitar 35. 000 orang dengan divaksinasi di AS sejak lebih dari 162 juta jiwa, mungkin terinfeksi virus setiap minggu.

Meskipun sebagian besar infeksi baru terjadi di antara yang tidak divaksinasi.

Data inilah dengan mendorong badan kesehatan itu mengubah panduan maskernya minggu ini.

Baca juga: CDC Membuka Penularan Varian Delta Laksana Cacar Air, Ini Cakap Epidemiolog

CDC menyarankan agar orang Amerika yang divaksinasi penuh, tetap memakai masker pada dalam ruangan.

Apalagi ketika berada di daerah dengan penularan Covid-19 yang “substansial” dan “tinggi”.