KABUL, KOMPAS. com kepala Taliban sudah merebut distrik kunci pada provinsi Kandahar, Afghanistan, tempat bekas markasnya dahulu, pada Minggu (4/7/2021).

Pasukan milisi telah meneruskan kampanye mereka untuk menawan wilayah di seluruh kawasan pedesaan Afghanistan sejak kausa Mei, ketika penarikan rombongan AS dimulai.

Jatuhnya distrik Panjwai di selatan provinsi Kandahar berlaku setelah 2 hari rombongan AS dan NATO mengosongkan Pangkalan Udara Bagram dekat Kabul, seperti yang dilansir dari AFP pada Minggu (4/7/2021).

Mengaji juga: Tentara AS Tinggalkan Pangkalan Bagram di Afghanistan, Taliban Gembira

Di sana GANDAR dan NATO sebelumnya memimpin operasi melawan Taliban dan aliansi mereka, Al-Qaeda, selama 2 dekade.

Selama bertahun-tahun, pasukan Taliban dan Afghanistan secara tertib bentrok di dalam dan sekitar Panjwai, di mana pasukan milisi bertujuan buat merebutnya sebagai distrik kunci, karena letaknya yang strategis dekat dengan ibu praja provinsi.

Baca juga: Inilah Saat 350 Tentara Afghanistan Menyerah kepada Taliban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daerah Kandahar adalah tempat kelahiran Taliban, yang kemudian mengurus Afghanistan dengan versi cepat hukum syariah Islam sampai digulingkan oleh invasi dengan dipimpinan AS pada 2001.

Gubernur distrik Panjwai Hasti Mohammad mengutarakan pasukan Afghanistan dan Taliban bentrok sepanjang malam, mengakibatkan pasukan pemerintah terpaksa tertinggal dari daerah itu.

“Taliban telah menawan markas polisi distrik dan gedung kantor gubernur, ” katanya kepada AFP .

Baca juga: Taliban Kuasai Sepertiga Afghanistan Menyambut Kepulangan Pasukan AS

Ketua dewan daerah Kandahar Sayed Jan Khakriwal membenarkan jatuhnya distrik Panjwai, tetapi menuduh pasukan pemerintah “secara sengaja menarik diri”.

Pertempuran sudah berkecamuk di sejumlah provinsi Afghanistan dalam beberapa minggu terakhir dan Taliban mengklaim telah merebut lebih sejak 100 dari hampir 400 distrik di negara tersebut.

Para penguasa Afghanistan membantah klaim Taliban tersebut, tetapi mengakui kalau pasukan pemerintah telah tertinggal dari beberapa distrik. Pelik untuk memverifikasi situasi dengan independen.

Baca juga: Janji Biden untuk Beri Dukungan Kuat kepada Pemerintah Afghanistan Tempat Kebrutalan Taliban

Keluarnya pasukan langka dari Pangkalan Udara Bagram, utara Kabul, telah menerbitkan kekhawatiran bahwa para pemberontak akan meningkatkan kampanye itu untuk merebut wilayah mutakhir Afghanistan.

Sarang Udara Bagram memiliki terjemahan penting secara militer & simbolis yang besar bagi pemerintah Afghanistan, dengan pasukan asing yang sebelumnya ditempatkan di sana menawarkan dukungan udara penting dalam perang melawan pemberontak.

Pihak berwenang Afghanistan sudah mengambil alih pangkalan itu mengatakan mereka akan menggunakannya untuk memerangi terorisme, dan telah mengaktifkan kembali sistem radar.

Baca juga: Tokoh Oposisi AS Sebut Kartel Narkoba dan Taliban Menang Era Biden Menjabat