YERUSALEM, KOMPAS. com – Kementerian Pertahanan Israel (MoD) dan Polaris Solutions, sebuah kongsi teknologi survivabilitas yang berbasis di Israel, telah meluncurkan teknologi kamuflase baru dengan membuat tentara hampir “tidak terlihat”.

Kit 300 terbuat dari bahan penyembunyi visual termal dengan menggabungkan logam, serat mikro, dan polimer untuk menekan deteksi tentara menurut keterangan The Jerusalem Post.

Baca serupa: Produksi Chip Taiwan Terhambat, Dunia Teknologi Bisa Sekarat?

Bahannya, yang dapat berfungsi ganda sebagai tandu yang kecil, mempersulit mereka yang memakainya untuk dilihat oleh lengah manusia, dan peralatan penggambaran termal, menurut situs web Polaris Solutions.

Tentara dapat menggunakannya untuk membungkus tubuhnya mereka sendiri. Lembaran ini juga bisa digabungkan bersama menciptakan penghalang yang menyatu dengan pemandangan berbatu atau gurun.

Dapatkan data, inspirasi dan insight dalam email kamu.
Daftarkan email

“Seseorang yang menatap mereka dengan teropong dari jauh tidak akan melihat prajurit, ” kata Gal Harari, kepala cabang teknologi pendeteksi dan pencitraan dari bagian penelitian dan pengembangan MoD, kepada Janes. com.

Melansir Business Insider pada Sabtu (26/6/2021), kepingan itu beratnya sekitar 500g dan dapat dilipat menjelma bundel yang ringkas.

Itu telah diuji oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan sejak tersebut telah ditambahkan ke program pengadaan, menurut Ynet .

Baca juga: Rusia Bentuk Pasukan Robot Bersenjata dengan Teknologi AI daripada China

Ide untuk teknologi tersebut berasal dari pengalaman karakter co-founder Polaris Solutions, Assaf Picciotto.

Saat bertugas di unit khusus IDF selama Perang Lebanon 2006, Picciotto memperhatikan kalau tentara tidak cukup terlindungi dari peralatan pencitraan termal musuh mereka.

“Anda harus lebih bagus dari musuh dan awak memahami bahwa ada jarak besar di bagian (sistem) bertahan hidup, ” sirih Picciotto kepada The Media Line.