TOKYO, KOMPAS. com – Janda bujang dari juragan real estat Jepang yang berjuluk Don Juan, ditetapkan sebagai terdakwa pembunuh suaminya pada Rabu (19/5/2021).

Istri muda Don Juan Jepang itu membunuh suaminya yang telah tua hanya beberapa kamar setelah mereka menikah.

Kosuke Nozaki, tanda asli si Don Juan Jepang, dalam otobiografinya pernah memamerkan dia habis miliaran yen untuk mengencani gadis-gadis muda dan cantik.

Baca pula: Janda Muda Dituduh Racuni Suaminya yang Kaya Umum

Ia tewas pada 2018 karena keracunan akut di usia 77 tahun.

Jandanya, Saki Sudo yang sekarang berusia 25 tahun, diduga membunuh Nozaki dengan membuatnya mengonsumsi penuh obat perangsang dengan total yang tak disebutkan.

Beberapa laporan dengan dihimpun AFP menyebut obat-obatan itu dicampur menjadi minuman, karena tidak ada isyarat jarum suntik di awak Nozaki.

Apresiasi telah membaca Kompas. com.
Dapatkan informasi, inspirasi & insight di email kamu.
Daftarkan email

Ujung bicara di Pengadilan Distrik Wakayama membenarkan bahwa Sudo didakwa atas tuduhan pembunuhan, dan pelanggaran UU Pengoperasian Stimulan (obat perangsang).

Media lokal mengutarakan, jaksa penuntut akan mengandalkan bukti dari telepon Sudo yang menunjukkan dia membongkar-bongkar informasi tentang obat motivasi, dan bagaimana membuat pembunuhan tidak terlihat mencurigakan.

Baca serupa: Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Itu Mengaku Tak Pernah Main dan Diberi Uang Anak-anaknya

Nozaki sang Mata keranjang Jepang melayani bisnis real estat, perusahaan penjual minuman keras, serta perusahaan peminjaman uang.

Dalam otobiografinya dia mengaku telah menghabiskan 3 miliar yen (Rp 396, 3 miliar) untuk mengencani 4. 000 wanita.