BRAND NEW DELHI, KOMPAS. com – India melaporkan jumlah korban dari tenaga medis akibat Covid-19, ketika negara itu terus berjuang melawan gelombang kedua infeksi dan kematian yang mengkhawatirkan.

Asosiasi Medis India (IMA) mengatakan yakni 244 dokter telah kehilangan nyawa mereka karena Covid-19 pada 2021 saja, dengan 50 orang meninggal dalam sehari pada Minggu (16/5/2021).

Lihat juga: India Catatkan Rekor Kematian Covid-19 Harian Terbanyak di Dunia, 4. 529 Jiwa Meninggal

Everyday Mail melaporkan angka tersebut, yang diterbitkan pada Selasa (18/5/2021), datang ketika India melaporkan rekor 4. 329 kematian di dalam 24 jam terakhir.

IMA juga melaporkan secara total hampir 1 . 000 dokter India sudah meninggal sejak pandemi dimulai musim semi lalu.

Ada pun Jumlah tersebut diperkirakan hanya mewakili sebagian dari jumlah complete dokter India yang kemungkinan meninggal akibat virus corona. Sebab, IMA hanya mencatat kematian di antara three hundred and fifty. 000 anggotanya.

Sementara menurut NDTV, India memiliki lebih dari one. 200. 000 dokter.

Terima kasih telah membaca Kompas. com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

IMA juga mengaku banyak dokter yg belum divaksinasi, dan semakin rentan tertular virus dikarenakan terlalu banyak bekerja.

Pada Senin malam (17/5/2021), mantan presiden IMA, Dr KK Aggarwal meninggal setelah pertempuran panjang oleh Covid-19, menurut sebuah unggahan dari akun Twitter-nya.

Baca juga: 90. 000 Dokter India dari Luar Negeri Bersedia Pulang Bantu Perangi Covid-19 di Tanah Air, namun…

Kekhawatiran menyebar ke seluruh dunia tentang varian virus corona yang berasal dari “Negara Anak Benua” yang diyakini lebih menular.

Para ilmuwan di cell penasehat SAGE Inggris mengatakan ada ‘kemungkinan realistis’ bahwa varian B. 1. 617. 2 50 persen lebih menular, dan memicu kekhawatiran gelombang ketiga di negara itu setelah diimpor dari India.