NAYPYIDAW, KOMPAS. com – Pemerintah bayangan Myanmar menerima baik seruan para majikan Asia Tenggara dalam KTT ASEAN agar militer menyudahi kekerasannya.

Negeri bayangan Myanmar, yang disebut Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), merupakan anggota parlemen Myanmar yang digulingkan.

Pemimpin junta militer Jenderal Min Aung Hlaing menghadiri KTT ASEAN alias ASEAN Leaders’ Meeting yang digelar di Jakarta, Indonesia, di Sabtu (23/4/2021).

Baca juga: KTT ASEAN Rampung, Jenderal Min Aung Hlaing Tidak Menolak Bantuan Kemanusiaan

Sejak militer menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi serta mengambil alih kekuasaan di kudeta 1 Februari, Myanmar berada dalam kriris.

Aksi protes hampir berlangsung setiap hari dan aksi mogok kerja dikerjakan untuk menuntut dikembalikannya demokrasi.

Pasukan ketenteraman tak segan memberangus lagak demonstrasi. Bahkan mereka tidak segan membunuh para demonstran.

Sejak 1 Februari, lebih sebab 700 orang tewas di tangan pasukan keamanan Myanmar sebagaimana dilansir AFP .

Baca juga: Jalan Asing Sorot Hasil KTT ASEAN untuk Konflik Myanmar di Jakarta


Dalam KTT ASEAN itu, konsensus berhasil tercapai bahwa militer Myanmar harus meninggalkan kekerasan.

ASEAN juga akan mendelegasikan utusan khusus untuk memfasilitasi mediasi antara semua pihak.

Seorang juru cakap NUG menyambut baik pekik untuk diakhirinya kekerasan di Myanmar sebagai.