SUZHOU, KOMPAS. com – Seorang wanita dalam China dilaporkan menderita luka di perut setelah mengonsumsi segelas disinfektan.

Si perempuan, bermarga Menyelaraskan, awalnya makan di amben makanan cepat saji KFC Suzhou pada 29 Maret, di mana dia menimbulkan air es.

Setelah mencicipi airnya, Du menjadi curiga karena agaknya tidak biasa. Untuk memastikannya, dia menyesap lagi.

Baca serupa: Kesal dengan Pertanyaan, PM Thailand Semprotkan Disinfektan ke Wartawan

Namun, perut Du malah merasakan sakit. Temannya, Chen, diminta untuk memeriksa rasanya yang aneh.

Media China Global Times memberitakan, Chen menimbrung merasakan air itu, serta menyadari memang ada yang tak biasa.

Du kemudian bertanya kepada pegawai KFC, dan mendapat jawaban bahwa mereka tak sengaja mencampurnya dengan awahama.

Wanita tersebut harus memeriksakan diri ke rumah sakit karena merasai rasa sakit di tenggorokan, perut, dan menderita kram.

Dokter mendiagnosisnya menderita gastritis erosif akut, kondisi di mana asam merobek lapisan lambung, menerbitkan pendarahan dan tukak.

Restoran segera saji itu awalnya mengusulkan 1. 500 yuan (Rp 3, 3 juta) buat mengganti biaya perawatannya.

Namun, Du ingin mereka mengganti seluruh gajinya yang hilang dan mengganti rugi waktu yang tercampak karena dia sakit.

Dilansir Daily Mirror Senin (12/4/2021), pihak KFC berusaha agar Du mengesahkan perjanjian tutup mulut.

Du marah secara tindakan restoran, dan melaporkannya ke perusahaan penyiaran Jiangsu Broadcasting Corporation.

Insiden yang dialami sebab Du membuat publik “Negeri Panda” meluapkan kemarahannya dalam media sosial Weibo.

“Uang 1. 500 yuan itu untuk barang apa? Rasa sakit yang dideritanya bakal berlangsung selamanya sebab perutnya sudah rusak, ” jelas netizen.

Baca juga: Biden Minta Gedung Putih Disemprot Disinfektan Setelah Trump Lengser