LONDON, PETUNJUK. com porakporanda Semua orang di Inggris akan diberi akses besar tes Covid-19 gratis dalam seminggu mulai Jumat (9/4/2021), di bawah perpanjangan rencana pengujian pemerintah.

Alat uji lateral, yang dapat memberikan hasil di waktu sekitar 30 menit, akan tersedia secara gratis di lokasi pengujian, apotek dan melalui pos.

Menteri Kesehatan Inggris mengatakan akan membantu menekan wabah apa pun seiring dengan diterapkannya pelonggaran kaidah lockdown.

Tetapi para pengkritik program tersebut mengatakan program itu berisiko menimbulkan pemborosan uang yang memalukan.

Pendapat itu muncul kala Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson akan bertemu kabinet untuk menandatangani tahap pelonggaran lockdown berikutnya di Inggris.

Setelah pelonggaran, toko-toko yang non-esensial bisa dibuka kembali. Pub dan restoran akan tiba melayani di luar ruangan mulai 12 April.

Mengaji juga: Pabrik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dipaksa Produksi 24 Jam atas Desakan PM Inggris

Perdana Menteri akan melaksanakan briefing di Downing Street, di mana dia diharapkan mengonfirmasi bahwa negara-negara bakal dinilai, layaknya “sistem lampu lalu lintas” ketika penjelajahan rekreasi internasional dilanjutkan.

Ada pula rumor soal paspor virus corona yang mencatat apakah orang telah divaksinasi, atau belum lama dites negatif atau memiliki kekebalan alami. Ini dilakukan sebagai cara untuk menguatkan kegiatan massal berlangsung di masa depan.

Namun, puluhan anggota parlemen menentang penggunaan paspor Covid-19. Johnson kemungkinan akan menghadapi pemberontakan dari sejumlah Pengakuan senior, jika dia melanjutkannya.

Tes segera Covid-19 sudah ditawarkan kepada anak-anak sekolah dan keluarganya, juga mereka yang kudu meninggalkan rumah untuk berjalan.